ALIH BAHASA/TRANSLATE

Jumat, 24 Januari 2020

EMPAT SUMBER KEBAHAGIAAN SESEORANG

loading...



Inilah Empat Sumber Kebahagiaan Seseorang yang perlu saudara pembaca ketahui...

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ اْلمَرْءِ أَنْ تَكُوْنَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً وَأَوْلاَدُهُ أَبْرَارًا وَخُلَطَائُهُ صًالِحِيْنَ وَأَنْ يَكُوْنَ رِزْقُهُ فِى بَلَدِهِ . رواه الديلمى

Rosullullah shallallah alaihi wa salam bersabda,
“Ada empat perkara yang dapat mendatangkan kebahagiaan pada diri seseorang, yaitu :
1. Pasangan hidup  yang sholihat
2. Anak – anak  yang baik / berbakti.
3. Pergaulaannya adalah dengan orang – orang yang sholeh.
4. Rizkinya di negerinya sendiri.
(HR Dailami)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1. Setiap orang tentu ingin memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.
2. Dari riwayat hadits tersebut rasululloh saw mengemukakan empat faktor yang membuat manusia bahagia diantara sekian banyak faktor.

BACA JUGA ARTIKEL TENTANG URUTAN BACAAN DZIKIR BERDASARKAN HADIST - HADIST SHAHIH : BACAAN DZIKIR SESUAI TUNTUNAN SUNNAH NABI SAW

Empat faktor itu adalah sebagai berikut :
a). Istri yang shalehah.
Kalau dunia ini adalah kesenangan maka kesenangan dunia yang paling pol adalah isteri yang solihah. Sabda rasululloh saw :

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ  رواه مسلم

Dunia ini adalah kesenangan. Dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah isteri yang sholihat.

b). Anak-anak yang baik/berbakti.
Seorang anak yang sholih/shalehah yang tekun beribadah, apalagi menjadi ahli alQuran adalah merupakan investasi pahala bagi kedua orang tuanya yang terus mengalir, yang akan membuat bangga di dunia dan di akhirot.

c). Pergaulannya adalah orang-orang shaleh. Dengan pergaulan  orang-orang yang baik akan membantu, mendukung azam baik dan wasilah masuk surga.

d). Mencari rezeki di negeri sendiri.
Meskipun yang diperoleh banyak, apabila rezeki itu diperoleh di tempat yang jauh dari keluarga, tetap saja lebih menyenangkan bila rezeki itu diperoleh di negeri sendiri. Namun bila orang harus merantau, bila lebih baik maka bawalah keluarga ke tempat rantau, karena kehadiran suami isteri atau bapak ibu menjadi penting bagi keluarga.

PENTING JUGA BACA ARTIKEL TENTANG HUKUM WAJIB ATAU TIDAKNYA MEMBACA AL FATIHAH BAGI MAKMUM : HUKUM MEMBACA AL FATIHAH BAGI MAKMUM SHOLAT BERJAMAAH

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1. Bahagia didunia dan akhirat.
Inilah puncak kebahagiaan. Inilah yang selalu dimohon oleh hamba-hamba Allâh Azza wa Jalla yang shalih

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، أُولَٰئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِمَّا كَسَبُوا ۚ وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Dan di antara mereka ada orang yang berdo’a, “Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari (amal) yang mereka usahakan; dan Allâh sangat cepat perhitungan-Nya [al-Baqarah/2: 201-202]

2. Do’a dan permohonan Nabi Musa Alaihissallam dan kaumnya yang shalih

وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ

(Mereka juga berdo’a), “Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada-Mu [al-A’râf/7: 156].


MARI KITA RAIH PAHALA BERSAMA SAMA DENGAN MENG-SHARE POSTINGAN DI BLOG KAMI INI DAN SEMOGA KITA SEMUA MENDAPATKAN NILAI PAHALA YANG SAMA DISISI-NYA, INSHAALLAH,

AAMIIN

Selasa, 14 Januari 2020

PERINTAHKAN ANAK ANAK KALIAN SHOLAT

loading...


Perintah Kepada Anak-anak Untuk Mendirikan Shalat

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
*Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun. Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat). Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan).
[Hadits ini hasan. Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 495; Ahmad, II/180, 187; Al-Hakim, I/197]

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1. Setiap kepala rumah tangga bertanggung jawab atas orang-orang yang ada dalam rumah tangganya.

2. Setiap orang tua wajib menjaga diri dan keluarganya dari api neraka.

3. Setiap orang tua wajib mendidik istri dan anak-anaknya di atas agama Islam yang benar.

4. Pertama kali yang wajib diajarkan kepada istri dan anak-anak adalah tentang tauhid, mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allâh saja.

5. Wajib bagi orang tua mengajarkan keluarga dan anak-anaknya tentang wudhu dan shalat.

6. Orang tua wajib memerintahkan anak-anaknya shalat ketika mereka berumur tujuh tahun walau belum wajib bagi mereka.

7. Pentingnya masalah tauhid dan shalat.

8. Boleh memukul anak bila ia tidak mau shalat, tetapi dengan pukulan yang mendidik dan tidak melukai.

9. Umur tamyîz (mulai berpikir dan bisa membedakan antara baik dan buruk) adalah umur tujuh tahun, sedangkan pubertas (mulai beranjak baligh) dimulai umur sepuluh tahun.

10. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam membedakan antara umur tujuh tahun dan sepuluh tahun, agar para pendidik memperhatikan fase-fase pendidikan anak.

11. Orang tua wajib melindungi anak-anak mereka dari hal-hal yang menimbulkan fitnah dalam rumah tangga.

12. Orang tua wajib memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan perempuan.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an:

1. Perintahkanlah istri, anak-anak, dan anggota keluarga yang ada di rumah kita untuk mengerjakan shalat wajib yang lima waktu sehari semalam dan bersabarlah dalam menyuruh mereka melakukannya.

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mengerjakan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberikan rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.[Thâhâ/20:132]

2. Allâh Azza wa Jalla telah mengingatkan tentang generasi mendatang sepeninggal orang-orang yang taat* dalam firman-Nya:

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.[Maryam/19:59]


MARI BERBAGI PAHALA DENGAN MENG-SHARE POSTINGAN DI BLOG KAMI INI DAN SEMOGA KITA SEMUA MENDAPATKAN PAHALA YANG SAMA, INSHAALLAH,

... AAMIIN ...



Senin, 13 Januari 2020

BEBERAPA AMALAN MUDAH JAMINAN RUMAH DISURGA

loading...





BEBERAPA AMALAN YANG MUDAH TAPI GANJARANNYA ADALAH AKAN DIBANGUNKAN BAGINYA RUMAH DI SURGA

1. Menutup celah dishaf-shaf shalat.

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha;
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:


من سد فرجة بنى الله له بيتا في الجنة ورفعه بها درجة.

"Barangsiapa yang menutup celah maka Allah akan bangunkan baginya rumah disurga dan akan mengangkat derajatnya."

HR. Ibnu Majah (3/313) dan dishahihkan oleh Asy Syeikh Al Albani dalam Ash Shahihah (4/514).

2. Mengunjungi orang sakit dan menjenguk saudara seiman.

Dari Abu Hurairah radhiyallohu 'anhu berkata;
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَ ﻣَﺮِﻳﻀًﺎ ﺃَﻭْ ﺯَﺍﺭَ ﺃَﺧًﺎ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻧَﺎﺩَﺍﻩُ ﻣُﻨَﺎﺩٍ : ﺃَﻥْ ﻃِﺒْﺖَ ﻭَﻃَﺎﺏَ ﻣَﻤْﺸَﺎﻙَ ﻭَﺗَﺒَﻮَّﺃْﺕَ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻣَﻨْﺰِﻻ

"Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit atau menjenguk saudaranya karena Allah, maka akan ada yang menyeru (dari langit); sungguh engkau telah berbuat baik dan sungguh langkah engkau telah baik, dan engkau telah mempersiapkan tempat tinggal engkau disurga. "
_
HR.  At Tirmidzi (2008) dan dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani di dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib (2578).


ARTIKEL TERKAIT

AYO SAUDARI SAUDARIKU BERLOMBA LOMBA KITA MENDAPATKAN SHAF TERBAIK BAGI PEREMPUAN DALAM SHOLAT BERJAMAAH


3. Menunaikan shalat sunnah rawatib.

Dari Ummu Habibah radhiyallahu anha berkata;
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam:

ما من عبد مسلم توضأ فأسبغ الوضوء ثم صلى لله في كل يوم ثنتي عشرة ركعة تطوعا غير فريضة إلا بنى الله له بيتا في الجنة.

"Tidaklah seorang hamba Muslim berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, lalu menegakkan shalat pada setiap harinya sebanyak dua belas rakaat sunnah bukan yang wajib, kecuali Allah akan bangunkan baginya sebuah rumah disurga."

HR. Muslim.

4. Membangun masjid.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

من بنى لله مسجدا بنى الله له بيتا في الجنة.

"Barangsiapa yang membangunkan bagi Allah sebuah masjid, maka Allah akan bangunkan baginya sebuah rumah disurga."

Muttafaqun 'alaih.

5. Membaca surah Al Ikhlas sebanyak sepuluh kali.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

من قرأ { قل هو الله أحد } عشر مرات ؛ بنى الله له بيتا في الجنة.

️"Barangsiapa yang membaca  {Qul Huwallohu Ahad} sebanyak sepuluh kali, maka Allah akan bangunkan baginya sebuah rumah disurga. "
_
HR. Ahmad (3/437).

6. Membaca doa ketika masuk pasar.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

من دخل السوق فقال : {لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو حي لا يموت بيده الخير وهو على كل شيء قدير} كتب الله له ألف ألف حسنة ، ومحا عنه ألف ألف سيئة ، ورفع له ألف ألف درجة ، وبنى له بيتا في الجنة.

"Barangsiapa yang masuk kepasar, lalu mengucapkan; {Laa Ilaaha Illallohu Wahdahu Laa Syariikalahu Lahul Mulku Walahul Hamdu Yuhyi Wa Yumitu Wahuwa Hayyun Laa Yamutu Biyadihil Khoir Wahuwa 'Ala Kulli Syai'in Qadiir}, maka Allah akan tuliskan baginya sejuta kebaikan, dan akan angkat derajatnya sejuta derajat, serta akan dibangunkan baginya rumah disurga."
____
HR. At Tirmidzi (3428)


BACA JUGA ARTIKEL INI

BACAAN DZIKIR SETELAH SHOLAT YANG SESUAI BERDASARKAN HADIST HADIST SHAHIH


7. Meninggalkan debat walaupun di pihak yang benar.

8. Meninggalkan dusta walaupun bercanda.

9. Berakhlak yang baik.

Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu berkata; Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

أنا زعيم ببيت في ربض الجنة لمن ترك المراء وإن كان محقا ، وببيت في وسط الجنة لمن ترك الكذب وإن كان مازحا ، وببيت في أعلى الجنة لمن حسن خلقه.

"Aku menjamin sebuah rumah disurga bagian bawah bagi seorang yang meninggalkan perdebatan walaupun dipihak yang benar, dan rumah di bagian tengah surga bagi seorang yang meninggalkan dusta walaupun bercanda, dan rumah di bagian atas surga bagi seorang yang baik akhlaknya."
___
HR. Abu Daud (4800) dan dihasankan oleh Asy Syeikh Al Albani dalam Shahihul Jami' (1464)


10. Memuji dan ber istirja' ketika meninggalnya anak.

Dari Abu Musa Al As'ary radhiyallohu 'anhu berkata:
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

إذا مات ولد الرجل يقول الله تعالى للملائكة: أقبضتم ولد عبدي ؟  فيقولون : نعم .
فيقول : أقبضتم ثمرة فؤاده ؟ فيقولون : نعم . فيقول : فماذا قال عبدي ؟ قال : حمدك واسترجع.
فيقول : ابنوا

 لعبديبيتا في الجنة وسمّوه بيت الحمد.

"Jika seorang anak hamba meninggal maka Allah akan berfirman kepada para malaikat-Nya: "Apakah engkau mencabut anak hamba-Ku?", maka mereka menjawab; "iya" lalu Allah berfirman: "Apakah engkau mencabut buah hatinya?", mereka menjawab; " iya", Allah berfirman: "Lalu apakah yang diucapkan hamba-Ku tersebut?", mereka menjawab; " ia memuji Engkau dan ber istirja' (mengucapkan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un) ", Lalu Allah berfirman: " Bangunkanlah bagi hamba-Ku tersebut sebuah rumah disurga dan berilah nama dengan Baitu Hamd (rumah pujian)".

HR. Ahmad

11. Melakukan shalat Dhuha empat rakaat dan shalat sunnah empat rakaat sebelum Dzuhur.

Dari Abu Musa Al 'Asy'ari radhiyallahu 'anhu;
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

من صلى الضحى أربعاً وقبل الأولى أربعاً بُني له بيتٌ في الجنة.

"Barangsiapa yang shalat Dhuha empat rakaat dan sebelum ula (shalat Dzuhur) empat rakaat maka dibangunkan baginya rumah disurga."
_
HR. Ath Thabrani dalam Al Ausath (4753).

AYO BERBAGI PAHALA DENGAN MENG-SHARE POSTINGAN DI BLOG KAMI INI DAN SEMOGA KITA SEMUA MENDAPATKAN PAHALA YANG SAMA, INSHAALLAH,

... AAMIIN ...