ALIH BAHASA/TRANSLATE

Rabu, 01 Januari 2020

AKHLAK NABI MUHAMMAD SAW.

loading...



AKHLAK NABI MUHAMMAD RASULULLAH


Allah SWT berfirman:
لَـقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِا لْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
"Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

Allah SWT berfirman:
وَاِ نَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
"Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur."
(QS. Al-Qalam 68: Ayat 4)

*

Allah SWT berfirman:
مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗ وَا لَّذِيْنَ مَعَهٗۤ اَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّا رِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرٰٮهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَا نًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗ ذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰٮةِ ۖ وَمَثَلُهُمْ فِى الْاِ نْجِيْلِ ۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْئَـهٗ فَاٰ زَرَهٗ فَا سْتَغْلَظَ فَا سْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّا عَ لِيَـغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّا رَ ۗ وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا
     "Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap tegas terhadap orang-orang kafir,
Tetapi berkasih sayang sesama mereka.
        Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya.
 Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud.  
         Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya,
Tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin).
      Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar."
(QS. Al-Fath 48: Ayat 29)

**

Allah SWT berfirman:
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰ خِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا ۗ 
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)

*

Allah SWT berfirman:
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَا نْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَا عْفُ عَنْهُمْ وَا سْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَ مْرِ ۚ فَاِ ذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 159)

**

Allah SWT berfirman:
رُسُلًا مُّبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّا سِ عَلَى اللّٰهِ حُجَّةٌۢ بَعْدَ الرُّسُلِ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَزِيْزًا حَكِيْمًا
"Rasul-rasul itu adalah sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah rasul-rasul itu diutus. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 165)

Allah SWT berfirman:
يٰۤـاَهْلَ الْـكِتٰبِ قَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلُـنَا يُبَيِّنُ لَـكُمْ عَلٰى فَتْرَةٍ مِّنَ الرُّسُلِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا جَآءَنَا مِنْۢ بَشِيْرٍ وَّلَا نَذِيْرٍ ۗ فَقَدْ جَآءَكُمْ بَشِيْرٌ وَّنَذِيْرٌ ۗ وَا للّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
"Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami telah datang kepadamu, menjelaskan (syari'at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan, Tidak ada yang datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan. Sungguh, telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 19)

**

Allah SWT berfirman:
وَمَاۤ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّـلْعٰلَمِيْنَ
"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untukh (menjadi) rahmat bagi seluruh alam."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 107)

**

Rasulullah Diutus untuk Menyempurnakan Akhlaq
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

INNAMAA BU’ITS-TU LI-UTAMMIMA SHOOLIHAL AKHLAAQI


Artinya:

“Sesungguhnya aku (Rasulullah ﷺ) diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang baik.”

(HR. Ahmad  2/381)



Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari, Baihaqi, dan Hakim:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخَلاقِ

 Artinya: “Sungguh aku diutus menjadi Rasul untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”

 Hadits ini menegaskan bahwa Islam hadir ke dunia ini untuk memperbaiki akhlak manusia.
 Dengan kata lain, Islam sangat berkepentingan dengan bagaimana umat manusia ini berperilaku yang baik yang disebut akhlak mulia.

Maka tidak mengherankan apabila terdapat banyak hadits Rasulullah SAW yang membahas tentang akhlak, misalnya hadits yang diriwayatkan Thabrani dari Ibnu Umar sebagai berikut:

خَيْرُ النَّاسِ أحْسَنُهُمْ خُلُقًا

 Artinya: “Sebaik-baik
 manusia adalah yang paling baik akhlaknya.”


 Hadits tersebut menegaskan bahwa baik buruk manusia sejatinya bergantung pada akhlak mereka, baik akhlak kepada Sang Pencipta maupun kepada sesama makhluk terutama sesama manusia. Hadits ini menjadi sangat penting dan relevan pada saat sekarang dimana manusia berlomba-lomba memburu hal-hal yang bersifat duniawi tanpa menghiraukan norma-norma hukum agama - halal dan haram - maupun etika bermasyarakat. Berita-berita di media massa masih banyak dipenuhi hal-hal negatif seperti  korupsi, penipuan, kejahatan, penganiayaan, pembunuhan dan sebagainya. Semua perbuatan itu merupakan perilaku yang tidak terpuji atau akhlak yang buruk. Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Dalam suatu hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda:

أَبْغَضُ الْعِبَادِ إِلَى اللهِ مَنْ كَانَ ثَوْبُهُ خَيْراً مِنْ عَمَلِهِ

Artinya: “Hamba yang paling dibenci Allah adalah orang yang pakainnya lebih baik dari pada amal perbuatannya.”

 Hadits tersebut tentu tidak dimaksudkan untuk melarang kita berpakaian yang baik, tetapi Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita untuk tidak semata-mata mengutamakan hal-hal yang bersifat lahiriah atau duniawi dengan mengabaikan hal-hal ukhrawi.
Jangan sampai amal perbuatan kita yang bersifat ukhrawi ternyata lebih buruk daripada baju bagus yang kita kenakan.

Jika orang menilai baju kita dengan nilai 7 atau 8, misalnya,  maka akhlak kita harus memiliki nilai lebih tinggi dari itu, semisal 9 atau bahkan 10.
Maka setiap kali kita hendak memakai  baju, bertanyalah pada diri sendiri, apakah kita pantas memakai baju sebagus ini?
Jika tidak pantas, maka jangan urungkan memakai baju yang bagus itu, tetapi cobalah menasehati diri sendiri, misalnya dengan mengatakan, “Jika aku sanggup memakai baju sebagus ini, maka akhlakku harus lebih bagus.”
Dengan begitu, maka kita akan terhindar dari kemarahan Allah SWT karena Allah memang membenci orang-orang yang pakaiannya lebih baik daripada akhlaknya sebagai dinyatakan dalam hadits tadi.


SEMOGA BERMANFAAT

Selasa, 31 Desember 2019

PENGHASILAN JUTAAN RUPIAH DARI KOMUNITAS BERAS ONLINE

loading...




PELUANG PUNYA PENGHASILAN DARI BELANJA BERAS SETIAP BULAN, MODAL CUMA Rp 100Rb, MAU.....?

Sebuah peluang usaha dari PT ISC Perusahaan Resmi
Dengan produk Sembako & halal.


Memperkenalkan bisnis yang sangat Simpel & Sederhana

Mari Kita Lihat Faktanya...:
-- Setiap hari kita makan nasi.
-- Setiap rumah pasti butuh beras.
-- Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat indonesia.

SEGERA AMBIL KESEMPATAN MENJADI MITRA PT. ISC, BERAS GOTONG ROYONG. Karena :

1. Di ISC Tidak perlu jualan beras.

2. Di ISC Tidak perlu stok barang.

3.Di ISC Tidak perlu sewa dan jagain Toko.

4.Di ISC Tidak perlu Kirim-kirim.

5.Di ISC Tidak perlu keluar rumah beli beras.

6.Anda Cukup klik dari Hp untuk order & beras Langsung di kirim ke alamat anda.

KARENA MEMBER HANYA CUKUP MEMBELI BERAS GOTONG ROYONG UNTUK KEBUTUHAN PRIBADI dan KELUARGA


KEMUDIAN RAIH PEMBAGIAN KEUNTUNGAN 1% Dari TOTAL BELANJA MITRA.

Pemasaran beras  GOTONG ROYONG adalah dengan SISTEM BAGI HASIL, Dimana Member Yang Bergabung Berhak Atas Hak Usaha Dengan Komisi 1% Dari Semua Mitra Anda dari Level 1 sampai Level 10.

Pembagian 1% Komisi Anda Pada Bulan 1 :



Setelah Anda Resmi Bergabung menjadi Member maka Sejak minggu pertama anda  mengajak 1 orang bergabung dan belanja Beras. Minggu Kedua, Ketiga dan seterusnya, Maka hingga ke Minggu 16/Bulan ke 4. Maka Tanpa Anda  Sadari Jaringan anda sudah mencapai 32.674 orang.

Ini Perhitungan Keajaiban 1% Pembagian Komisi Hasil Belanja Beras Anda Pada Bulan ke 2 dan 3 :


Jadi..., Jika Masing Masing Mitra Membutuhkan Beras 20kg Dalam Sebulan, Maka Omset Mitra Anda Adalah
32.768 Member X Rp.255000 Harga Beras 20Kg = 8.355.840.000

Maka Pembagian Komisi Anda Pada Bulan ke 4 Adalah : Rp 8.355.840.000 X1% =
Rp. 83.558.400.

Perhitungan Pembagian 1% Komisi Anda Bulan ke 4 :



Anda Order Langsung  dapat 1%
Dan Mitra anda Order, Anda Juga  dapat 1% lagi

Jangan Remehkan Komisi 1%, Karena dari komisi 1% Anda bisa memiliki Income Rp 83 juta Lebih Hanya Dalam 4 bulan dan Komisi itu akan terus meningkat seiring Dengan Bertambahnya Mitra di bawah anda sampai pada level 10.

Itulah Passive-Income yang anda dapatkan hanya dalam 4 bulan pertama saja (hanya dgn duplikasi ke 1 orang saja per mminggu), karena mereka juga belanja berasnya tiap bulan.
Kalau mau lebih banyak ya maksimalkan di Level 1 dan jumlah member tidak terbatas di semua level.


TAK KALAH PENTING BACA JUGA ARTIKEL KARENA MASIH PUNYA HUTANG SEHINGGA TERHALANG MASUK SURGA

DAN ARTIKEL BEBERAPA AMALAN YANG DAPAT MENGHAPUS DOSA


BISNIS BERAS ISC MUDAH DAN SIMPLE

1. Orang gak perlu disuruh untuk belanja beras.

2. Apalagi selain belanja rutin kebutuhan pribadinya, mereka juga dapat passive-income hingga puluhan juta tiap bulan.

3. Beras adalah beras kualitas premium ya, kenapa harganya bisa lebih murah, karena kita memotong jalur distribusi dari produsen langsung ke konsumen

4. Orderan Beras diantar sampai ke alamat anda gratis ongkir.

5. Kita Tanpa perlu jualan.

Segera Mulai Membangun Jaringan Dan dapatkan Passive-Income Bersama Team Sukses Kami.

Segera Bangun Jaringan Bisnis Beras ISC Di Daerah anda...!!!

Area Free Ongkir( GRATISSS ) :
>> JAKARTA.
>> BANDUNG.
>> CIMAHI.
>> DEPOK.
>> BEKASI.
>> TANGERANG.
>> BOGOR.
>> SEMARANG
>> BALI
>> SURABAYA & SEKITARNYA.


Setiap kesempatan yang datang kepada kita adalah anugerah mari kita Syukuri

1. Biaya Bergabung Cuma 100.000
2. Mendapat Web aktif.
3. Mendapat Password aktif.
4. Mendapat ID aktif.

Kami All-Team Siap Membimbing anda via Grup WA dan Face to Face untuk sukses bersama di bisnis ISC...!!!

Untuk informasi lebih lanjut,

Segera hubungi:
wa.me/6282310632556

ISC The New Way of Working

Sabtu, 28 Desember 2019

DO'A DAN RAMUAN HERBAL UNTUK HAMIL

loading...



Saudara Saudari Pembaca yang belum di karuniai anak ada baiknya mencoba membuat Resep Herbal Agar Supaya Bisa Hamil beserta bacaan Do'a Do'anya.

Alhamdulillah Hamil Minum Resep ini dengan izin Allah SWT.
Rumuannya adalah...

1 Kunyit ibu jari
1 Jahe ibu jari
2 serai
1/2 lemon / jeruk Nipis
3 sendok makan madu

Cuci semua bahan di alir yang mengalir , jahe dan kunyit iris tipis-tipis , potong jeruk menjadi dua .

Tuang air 700ml masukan jahe , kunyit , serai
Masak hingga mendidih , tunggu hangat dan saring peras jeruk nipis dan tuangkan madu .
Bismillah duduk dan minum tangan kanan .

Doa ini di baca selesai sholat lima waktu :

1. Doa Nabi Ibrahim As:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

RABBI HABLII MINASH SHOOLIHIIN

Artinya :Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS: As-Shaffat: 100)

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

Rabbi laa tadzar nii fardaw wa anta khayrul waa ritsiin

Artinya: “Ya Tuhanku janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri dan engkaulah pewaris yang paling baik.” (QS.Al-Anbiya:89)

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيهِ

Allahumma aktsir maa lahu wawaladahuu wabaariklahu fiihi

Artinya: “Ya Allah! Perbanyakkanlah hartanya dan perbanyakkanlah anak-anaknya serta berikanlah keberkatan kepadanya” (H.R. Bukhari Muslim).

Maka jika doa itu dibaca untuk diri sendiri atau suami istri, kalimatnya menjadi:

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَاِلي(لَنَا) وَوَلَدِي (نَا) وَبَارِكْ لي (لَنَا) فِيهِ

Allahumma aktsir maa lii (lanaa) wawaladii (naa) wabaaRiklii (lanaa) fiihi

“Ya Allah! perbanyakkanlah hartaku dan perbanyakkanlah anak-anakku serta berikanlah keberkahan kepadaku di dalamnya”.


BACA JUGA ARTIKEL MANFAAT MEMULAI SESUATU DENGAN BACAAN BISMILLAH

PELUANG PUNYA GAJI LAYAKNYA SEPERTI PEGAWAI PNS, KEPOIN DI SINI DAPATKAN PENGHASILAN RUTIN JUTAAN RUPIAH SETIAP BULAN DARI BELANJA BERAS ONLINE


2. Doa Nabi Zakaria AS

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya :Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

hunaalika da’aa zakariyyaa rabbahu qaala rabbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’u ddu’aa

Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendenganr do’a”. (Ali Imron : 38).

Semoga di berikan keturunan yang Sholeh dan Sholeha


SEMOGA BERMANFAAT DAN SILAHKAN DI SHARE SEBANYAK BANYAKNYA SUPAYA BERMANFAAT BAGI SAUDARA SAUDARI KITA YANG LAIN

Barakallahufiikum